<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Renungan untuk Menag Maftuh Basyuni</title>
	<atom:link href="http://victorsilaen.com/index.php/2008/07/03/renungan-untuk-menag-maftuh-basyuni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/07/03/renungan-untuk-menag-maftuh-basyuni/</link>
	<description>Rangkuman Tulisan dan Pemikiran Seorang Victor Silaen (VS)</description>
	<pubDate>Sat, 19 May 2012 12:16:53 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.5.1</generator>
		<item>
		<title>By: shirley dhani</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/07/03/renungan-untuk-menag-maftuh-basyuni/#comment-96</link>
		<dc:creator>shirley dhani</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Mar 2009 14:07:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=7#comment-96</guid>
		<description>Soal keyakinan, yang benar adalah negara tidak ikut campur karena itu adalah hak yang paling azasi dari manusia, selama keyakinannya itu tidak mengganggu orang lain.
Perjuangkan terus agar Indonesia tidak jadi negara Islam.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Soal keyakinan, yang benar adalah negara tidak ikut campur karena itu adalah hak yang paling azasi dari manusia, selama keyakinannya itu tidak mengganggu orang lain.<br />
Perjuangkan terus agar Indonesia tidak jadi negara Islam.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Rico Parapat</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/07/03/renungan-untuk-menag-maftuh-basyuni/#comment-73</link>
		<dc:creator>Rico Parapat</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Feb 2009 04:44:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=7#comment-73</guid>
		<description>Pertanyaan saya, apakah pernyataan Maftuh itu politis atau memang kemampuannya hanya seperti itu? Saya lebih cenderung pada pilihan terakhir. Karena penyakit ini sedang menerpa banyak pemimpin muslim saat ini. Tantangan non muslim sekarang ini sebetulnya adalah pencerahan kepada mereka, terutama yg menjadi pejabat tinggi negara. Apa rencana anda sebagai caleg DPD, untuk mengatasi hal ini?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pertanyaan saya, apakah pernyataan Maftuh itu politis atau memang kemampuannya hanya seperti itu? Saya lebih cenderung pada pilihan terakhir. Karena penyakit ini sedang menerpa banyak pemimpin muslim saat ini. Tantangan non muslim sekarang ini sebetulnya adalah pencerahan kepada mereka, terutama yg menjadi pejabat tinggi negara. Apa rencana anda sebagai caleg DPD, untuk mengatasi hal ini?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dildaar Ahmad Dartono</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/07/03/renungan-untuk-menag-maftuh-basyuni/#comment-24</link>
		<dc:creator>Dildaar Ahmad Dartono</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Oct 2008 10:40:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=7#comment-24</guid>
		<description>setuju dengan pendapat diatas. dalam hal prinsipil yang menyangkut dasar-dasar bernegara dan bermasyarakat serta mengancam keutuhannya siapapun yang berkomitmen untuk bangsa berhak 'ikut campur' atau minimal menyumbngkan saran dan masukan. Bukankah Ahmadiyah sudah dianggap diluarIslam? Berarti ini bukan persoalan Islam saja karena       yang dialami saudara-saudara Ahmadi menyangkut hak-hak berkeyakinannya bukan apa keyakinannya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>setuju dengan pendapat diatas. dalam hal prinsipil yang menyangkut dasar-dasar bernegara dan bermasyarakat serta mengancam keutuhannya siapapun yang berkomitmen untuk bangsa berhak &#8216;ikut campur&#8217; atau minimal menyumbngkan saran dan masukan. Bukankah Ahmadiyah sudah dianggap diluarIslam? Berarti ini bukan persoalan Islam saja karena       yang dialami saudara-saudara Ahmadi menyangkut hak-hak berkeyakinannya bukan apa keyakinannya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Jonni M. Silaen</title>
		<link>http://victorsilaen.com/index.php/2008/07/03/renungan-untuk-menag-maftuh-basyuni/#comment-4</link>
		<dc:creator>Jonni M. Silaen</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Jul 2008 08:05:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://victorsilaen.com/?p=7#comment-4</guid>
		<description>Maftuh Basyuni telah mengkerdilkan dirinya sendiri, seharusnya dengan kapasitas dia sebagai seorang menteri, dia harus bangga bila ada orang yang perduli akan orang lain.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maftuh Basyuni telah mengkerdilkan dirinya sendiri, seharusnya dengan kapasitas dia sebagai seorang menteri, dia harus bangga bila ada orang yang perduli akan orang lain.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

