Dimuat pada Harian Jurnal Nasional, 30 Agustus 2010
Etos Wakil Rakyat
Oleh Victor Silaen
Akhir tahun 2005, DPR memanggil Transparency International Indonesia (TII) untuk meminta penjelasan terkait hasil survei TII yang menempatkan parlemen sebagai lembaga terkorup nomor dua setelah partai politik. Tahun-tahun berikutnya, hingga 2009, tetap saja parlemen diposisikan sebagai lembaga [...]
Rangkuman Tulisan dan Pemikiran Seorang Victor Silaen (VS)
Victor Silaen’s Page
» Currently browsing: Budaya
Etos Wakil Rakyat
Koruptor Disambut Meriah?
Telah dimuat pada Harian Media Indonesia, 9 Juni 2010
Koruptor Disambut Meriah?
Oleh Victor Silaen
Di saat batin kita begitu lelahnya menyaksikan praktik korupsi yang bagaikan penyakit akut di negeri ini, sebagian masyarakat, pejabat dan wakil rakyat ternyata malah memberi kontribusi secara tak langsung terhadap perkembangannya. Situasi seperti itulah yang terlihat ketika ratusan [...]
Politik Pencitraan dan Patronase Politik
Politik Pencitraan dan Patronase Politik
Oleh Victor Silaen
Tak disangka-sangka Anas Urbaningrum (AU) berhasil menjadi Ketua Umum Partai Demokrat (PD) dalam Kongres II PD di Padalarang 23 Mei lalu. Tak disangka-sangka pula Andi Malarangeng (AM) kalah telak. Betapa tidak. Dari segi pencitraan, AM punya modal yang jauh lebih besar dibanding AU. Sebutlah, antara [...]
Obama dan Impian Demokrasi
Telah dimuat pada Investor Daily, 17-18 Januari 2009
Tanggal 20 Januari mendatang niscaya menjadi hari paling bersejarah dalam hidup Barack Obama, karena saat itu ia secara resmi dilantik menjadi Presiden ke-44 Amerika Serikat (AS). Bagi AS sendiri, saat itu juga niscaya menjadi hari bersejarah karena Obama akan tercatat sebagai presiden pertama yang berkulit hitam – [...]
Merawat Pluralitas
Telah dimuat pada Investor Daily, 22-23 November 2008
Merawat Pluralitas
Oleh Victor Silaen
Momentum Sumpah Pemuda yang ke-80 tahun 28 Oktober 2008 sudah diperingati oleh pelbagai komponen bangsa. Entah kenapa peringatan kita atas momentum ini tak pernah semarak peringatan Proklamasi Kemerdekaan. Padahal, kalau saja tak pernah ada momentum tersebut, bangsa manakah yang memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945? [...]
Merawat dan Memperkuat Ikatan Pemersatu Indonesia
Telah dimuat pada Harian Seputar Indonesia, 30 Oktober 2008
Momentum Sumpah Pemuda yang ke-80 tahun 28 Oktober lalu sudah diperingati oleh pelbagai komponen bangsa. Entah kenapa peringatan kita atas momentum ini tak pernah semarak peringatan Proklamasi Kemerdekaan. Padahal, kalau saja tak pernah ada momentum tersebut, bangsa manakah yang memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945? Tidak jelas. [...]
Pornografi, Demokrasi dan Alinenasi
Telah dimuat pada Investor Daily, 26-26 Oktober 2008
Dari Bali, suara keberatan atas RUU Pornografi kembali disampaikan pemerintah dan wakil rakyat di provinsi seribu pura itu. “Kami selaku Gubernur tidak akan mungkin bisa menerapkan kebijakan dengan menegakkan hukum yang ditentang oleh masyarakat. Terlebih lagi RUU Pornografi tidak sejalan dengan agama dan adat Bali yang menghormati kebinekaan,” [...]
Jakarta untuk Semua?
Telah dimuat pada Harian Batak Pos, 24 September 2008
Masih ingat salah satu tema kampanye yang diusung (calon gubernur) Fauzi Bowo tahun silam? “Jakarta untuk Semua”, itulah jawabannya. Tidak istimewa dan tidak pula menarik, kalau boleh dibilang begitu. Karena, Jakarta adalah ibukota Indonesia dan sebuah metropolitan. Masakan fakta tersebut dapat disangkali dengan menjadikan “Jakarta bukan untuk [...]
Buku : Gerakan Perlawanan Rakyat dan Dilema Budaya Batak
Judul Buku: Gerakan Sosial Baru
Sub-judul: Perlawanan Komunitas Lokal pada Kasus Indorayon di Toba Samosir
Penulis: Victor Silaen
Pengantar: George Junus Aditjondro
Penerbit: IRE Press, Yogyakarta
Cetakan: Pertama, 2006
Tebal Buku: xlix + 472 halaman (7 bab, 8 tabel, 3 gambar, 4 lampiran)
Gerakan Perlawanan Rakyat dan Dilema Budaya Batak
Resensi oleh : Paul Makugoru
Setidaknya sudah ada dua buku yang membahas masalah Indorayon [...]


