Telah dimuat pada Harian Sinar Harapan, 4 Mei 2010
Negara Gagal dan Paradoks Polisi
Oleh Victor Silaen
Selasa, 27 April lalu, di Kampung Kongsi, Desa Ci¬beureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, sekelompok massa melakukan aksi pembakaran dan perusakan Wisma Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur. Ditengarai aksi brutal itu dipicu oleh kabar burung bahwa Wisma BPK Penabur akan diubah fungsinya [...]
Rangkuman Tulisan dan Pemikiran Seorang Victor Silaen (VS)
Victor Silaen’s Page
» Currently browsing: Hukum
Negara Gagal dan Paradoks Polisi
Lawan Buku dengan Buku
Telah dimuat pada Harian Sinar Harapan, 13 Januari 2010
Lawan Buku dengan Buku
Oleh Victor Silaen
Sebuah kebijakan politik buruk khas rezim Orde Baru seakan ingin diulangi di era pasca-Soeharto ini. Yakni, melarang beredarnya buku-buku yang dianggap “berbahaya”. Ironis, karena faktanya jumlah buku yang beredar luas masih kurang banyak dibanding jumlah penduduk dan kebutuhan masyarakat itu sendiri jika [...]
Saat Kebenaran Semakin Ditinggalkan
Telah dimuat pada Harian Sinar Harapan, 15 Desember 2009
Saat Kebenaran Semakin Ditinggalkan
Oleh Victor Silaen
Tak dapat disangkal bahwa hari-hari ini rakyat semakin muak menyaksikan coreng-moreng wajah penegakan hukum di dalam negeri. Apalagi setelah mendengar rekaman atas sadapan percakapan Anggodo dengan sejumlah aparat penegak hukum dan koleganya, ditambah lagi dengan sinyalemen [...]
Pembuktian Terbalik di Garda SBY
Telah dimuat pada Harian Seputar Indonesia, 25 Desember 2009
Pembuktian Terbalik di Garda SBY
Oleh Victor Silaen
Ada dua hipotesis tentang SBY dan perang terhadap korupsi. Pertama, SBY adalah sosok pemimpin yang serius dalam upaya memerangi korupsi. Kedua, SBY adalah sosok pemimpin yang lebih gemar berwacana daripada bertindak dalam upayanya memerangi korupsi. Manakah [...]
151 Perda Bias Agama
Dimuat pada Harian Sinar Harapan, 13 Juli 2009
151 Perda Bias Agama
Oleh Victor Silaen
Para uskup se-Indonesia telah menulis surat tertanggal 30 Mei 2009, yang isinya antara lain meminta dengan tegas agar presiden dan wakil presiden terpilih nanti membatalkan 151 peraturan daerah (perda) yang dinilai bertentangan dengan Pancasila. “Peraturan-peraturan ini bagaikan puncak karang [...]
Jangan Biarkan Menjadi Negara Prahara
Dimuat pada Harian Batak Pos, 28 April 2009
Jangan Biarkan Menjadi Negara Prahara
Oleh Victor Silaen
Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April telah berlalu meninggalkan seribu-satu persoalan karena tiadanya jawaban memuaskan untuk jutaan rakyat Indonesia yang bertanya tentang kenapa mereka tak bisa dan tak boleh memilih, padahal sebelumnya diimbau berulangkali untuk menggunakan hak pilihnya. “Karena [...]
KPU Jangan Berpolitik dan Berpolemik
Dimuat pada Harian Batak Pos, 28 Februari 2009
KPU Jangan Berpolitik dan Berpolemik
Oleh Dr. Victor Silaen, MA
Seperti halnya lembaga-lembaga independen negara yang didirikan pasca-Soeharto, Komisi Pemilihan Umum (KPU) termasuk lembaga quasi-negara yang para komisionernya berasal dari berbagai kalangan dan bersifat independen. Artinya, mereka digaji dan difasilitasi oleh negara, namun bukan merupakan subordinasi dari pemerintah atau lembaga [...]
Mobokrasi di Medan dan Aktor Intelektual
Dimuat pada Harian Batak Pos, 21 Februari 2009
Mobokrasi di Medan dan Aktor Intelektual
Oleh Dr. Victor Silaen, MA
Tragedi Medan, Selasa 3 Februari lalu, yang mengorbankan nyawa Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Abdul Aziz Angkat, hingga kini masih terus bergulir sebagai wacana publik maupun proses hukum. Kita angkat topi jika pemerintah dan aparat kepolisian benar-benar [...]
Rakyat atau Caleg
Telah dimuat pada Harian Jurnal Nasional, 12 Februari 2009
Rakyat atau Caleg
Oleh Victor Silaen
Sejak dulu rakyat Indonesia selalu diajar untuk memandang pemilu sebagai pesta demokrasi, dan pesta demokrasi itu sendiri berarti pestanya rakyat. “Pemilihan umum telah memanggil kita, s’luruh rakyat menyambut gembira…” Demikian petikan theme song pemilu yang selalu didengungulang di era Orde Baru.
Pertanyaannya, siapa [...]
Afirmasi dan Keadilan
Dimuat pada Harian Seputar Indonesia, 28 Januari 2009
Afirmasi dan Keadilan
Oleh Victor Silaen
Salah satu isu politik yang menjadi wacana publik hari-hari ini adalah kebijakan afirmasi untuk kaum perempuan. Mulanya substansi kebijakan tersebut berbunyi: setiap partai politik (parpol) diharuskan memberi kuota 30 persen dalam daftar calon legislatif (caleg) untuk kaum perempuan.
Kita patut menyetujui kebijakan ini dalam rangka [...]


