Dimuat pada Harian Suara Pembaruan, 9 Mei 2011
Ancaman Pancasila
Oleh Victor Silaen
Indonesia ini aneh. Lazimnya, makin modern suatu negara, makin sedikit energi yang harus dicurahkan untuk mengurusi soal ideologi. Tapi, Indonesia terbalik. Di satu sisi negara ini telah semakin modern secara politik. Buktinya, Indonesia kini diakui sebagai negara demokratis terbesar ketiga [...]
Rangkuman Tulisan dan Pemikiran Seorang Victor Silaen (VS)
Victor Silaen’s Page
» Currently browsing: Hukum
Ancaman Pancasila
Perubahan dan Deradikalisasi
Dimuat pada Harian Suara Pembaruan, 21 April 2011
Perubahan dan Deradikalisasi
Oleh Victor Silaen
Masih ingat tentang kritik keras dari para tokoh lintas agama terhadap pemerintahan SBY yang dinilai penuh “kebohongan”, Januari lalu? Di kantor Maarif Institute, Jakarta, 5 April silam, para rohaniwan itu kembali menyampaikan kritik bahwa hingga kini [...]
Pembangkangan Hukum oleh Pemerintah
Dimuat pada Harian Sinar Harapan, 24 Maret 2011
Pembangkangan Hukum oleh Pemerintah
Oleh Victor Silaen
Demokratisasi Indonesia yang bergulir terus ke depan niscaya berdampak positif bagi kemasalahatan negara dan bangsa jika hukum – bukan politik – yang menjadi panglimanya. Itu berarti supremasi hukum dihormati, kepastian hukum berjalan, institusi-institusi hukum dan aparat penegak hukumnya [...]
Bagian dari Masalah
Dimuat pada Majalah Narwastu, Edisi No. 13, April 2011
Bagian dari Masalah
Oleh Victor Silaen
Boleh jadi kalau dulu Gus Dur memimpin negara ini tuntas hingga lima tahun, bukan cuma Departemen Penerangan yang dibubarkannya, tetapi juga Departemen Agama. Sebab meski mengurusi agama, yang secara harafiah berarti ”tidak kacau” (a + gama), [...]
Pentingnya UU Kebebasan Beragama
Dimuat pada Harian Jurnal Nasional, 23 Maret 2011
Pentingnya UU Kebebasan Beragama
Oleh Victor Silaen
Pasca-tragedi Berdarah Cikeusik (6 Februari 2011), apakah yang sudah dilakukan pemerintah terhadap para pelaku aksi brutal yang menewaskan tiga warga Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) itu? Di Kupang, 9 Februari lalu, saat memperingati Hari Pers Nasional, [...]
Bila Pemerintah Tanpa Surat Kabar
Dimuat pada Harian Investor Daily, edisi 12-13 Maret 2011
Bila Pemerintah Tanpa Surat Kabar
Oleh Victor Silaen
Hubungan antara pemerintah dan pers itu seperti gelombang: naik-turun, tapi juga sekaligus tak pernah pernah terputus. Keduanya saling membutuhkan. Pernyataan Sekretaris Kabinet Dipo Alam soal boikot media telah mengundang kontroversi dari berbagai kalangan di masyarakat. Selain mengecam, Dipo juga mengajak [...]
Jangan Lagi Ada Aksi Kekerasan
Dimuat pada Harian Suara Karya, 25 Februari 2011
Jangan Lagi Ada Aksi Kekerasan
Oleh Victor Silaen
Minggu, 6 Februari lalu, di Istora Senayan, Jakarta, ratusan umat dari berbagai agama menghadiri “The World Interfaith Harmony Week 2011”, Pekan Kerukunan Antarumat Beragama Dunia. Di antara mereka terdapat tokoh agama, tokoh nasional, bahkan utusan PBB [...]
Negara Koruptor
Dimuat pada Majalah Forum Keadian, No. 40/31 Januari-06 Februari 2011
Negara Koruptor
Oleh Victor Silaen
Ada banyak julukan yang bisa diberikan kepada Indonesia. Salah satunya adalah negara koruptor. Inilah sebuah negara yang dikelola oleh para pemimpin yang sebagian besar di antaranya adalah maling. Tapi jangan salah, mereka adalah maling terhormat – yang punya [...]
Negara Gagal dan Negara Kalah
Dimuat pada Harian Pelita, 24 Februari 2011
Negara Gagal dan Negara Kalah
Oleh Victor Silaen
”Negara tidak boleh kalah dengan perilaku kekerasan. Negara harus menegakkan tatanan yang berlaku untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia,” ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sehari sesudah Insiden Monas, 1 Juni 2008. SBY mengecam aksi kekerasan dan pelaku [...]
Demokrasi Gotong Royong
Resensi buku ini dimuat pada Harian Sinar Harapan, 19 Februari 2011 16:20
Demokrasi Gotong Royong
Oleh Victor Silaen
BUKU ini membahas hal-ihwal demokrasi secara mendalam, yang dikaitkan dengan konteks Indonesia kekinian. Tak heran jika isinya sarat dengan pendapat dan kritik penulis buku ini, Merphin Panjaitan, atas demokratisasi Indonesia yang telah berjalan lebih dari sedekade ini.
Tak [...]


