Dimuat pada Harian Seputar Indonesia, Kamis 26 Maret 2009
Buddha-Bar dan Primadonaisasi Agama
Oleh Victor Silaen
Hingga kini pimpinan dan umat Budha belum berhenti memprotes keberadaan sebuah restoran di bilangan Menteng, Jakarta Pusat, yang bernama Buddha-Bar. Sebenarnya bukan restoran itu sendiri yang ditentang, melainkan namanya yang dianggap tidak menghormati perasaan seluruh komunitas agama Budha di Indonesia.
Minggu 15 [...]
Rangkuman Tulisan dan Pemikiran Seorang Victor Silaen (VS)
Victor Silaen’s Page
» Currently browsing: Sosial
Buddha-Bar dan Primadonaisasi Agama
Mengapa Akhirnya Saya Memutuskan…
Telah dimuat pada Tabloid Mitra Indonesia, edisi Januari 2009
Mengapa Akhirnya Saya Memutuskan
Masuk ke Dunia Politik Praktis
Oleh Victor Silaen
DPD, bukan DPR
Terus-terang, tak mudah bagi saya untuk memutuskan masuk ke dunia politik praktis – di lembaga-lembaga negara. Sejak 1993, saya sudah menaburkan pikiran-pikiran kritis saya di bidang sosial politik, khususnya dalam rangka menyoroti pelbagai isu yang berkembang [...]
Mobokrasi di Medan dan Aktor Intelektual
Dimuat pada Harian Batak Pos, 21 Februari 2009
Mobokrasi di Medan dan Aktor Intelektual
Oleh Dr. Victor Silaen, MA
Tragedi Medan, Selasa 3 Februari lalu, yang mengorbankan nyawa Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Abdul Aziz Angkat, hingga kini masih terus bergulir sebagai wacana publik maupun proses hukum. Kita angkat topi jika pemerintah dan aparat kepolisian benar-benar [...]
Obama dan Impian Demokrasi
Telah dimuat pada Investor Daily, 17-18 Januari 2009
Tanggal 20 Januari mendatang niscaya menjadi hari paling bersejarah dalam hidup Barack Obama, karena saat itu ia secara resmi dilantik menjadi Presiden ke-44 Amerika Serikat (AS). Bagi AS sendiri, saat itu juga niscaya menjadi hari bersejarah karena Obama akan tercatat sebagai presiden pertama yang berkulit hitam – [...]
Demi Menghormati Rakyat
Dimuat pada Harian Seputar Indonesia, 9 Januari 2009
Pasca-Soeharto, kian banyak orang yang bertanya: apa manfaat demokratisasi yang bergulir deras hingga kini? Kalau jawaban yang diharapkan atas pertanyaan itu adalah kesejahteraan material yang kian bertambah seiring waktu, jelas bukanlah demokrasi yang harus ditingkatkan kualitasnya. Sebab, bisa saja sistem ekonomi mengalami kemajuan terus-menerus tanpa disertai dengan sistem [...]
Merawat Pluralitas
Telah dimuat pada Investor Daily, 22-23 November 2008
Merawat Pluralitas
Oleh Victor Silaen
Momentum Sumpah Pemuda yang ke-80 tahun 28 Oktober 2008 sudah diperingati oleh pelbagai komponen bangsa. Entah kenapa peringatan kita atas momentum ini tak pernah semarak peringatan Proklamasi Kemerdekaan. Padahal, kalau saja tak pernah ada momentum tersebut, bangsa manakah yang memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945? [...]
Pesan di Balik Kemenangan Obama
Pesan di Balik Kemenangan Obama
Oleh Victor Silaen
Dunia tanpa dominasi AS akan menjadi sebuah dunia yang banyak diisi dengan kekacauan dan kesemrawutan serta akan lebih tidak demokratis dan tidak memiliki pertumbuhan ekonomi yang memuaskan dibandingkan dengan sebuah dunia di mana Amerika Serikat memiliki pengaruh yang kuat dari negara manapun dalam menyelesaikan masalah-masalah global” (Samuel P. [...]
Merawat dan Memperkuat Ikatan Pemersatu Indonesia
Telah dimuat pada Harian Seputar Indonesia, 30 Oktober 2008
Momentum Sumpah Pemuda yang ke-80 tahun 28 Oktober lalu sudah diperingati oleh pelbagai komponen bangsa. Entah kenapa peringatan kita atas momentum ini tak pernah semarak peringatan Proklamasi Kemerdekaan. Padahal, kalau saja tak pernah ada momentum tersebut, bangsa manakah yang memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945? Tidak jelas. [...]
Pornografi, Demokrasi dan Alinenasi
Telah dimuat pada Investor Daily, 26-26 Oktober 2008
Dari Bali, suara keberatan atas RUU Pornografi kembali disampaikan pemerintah dan wakil rakyat di provinsi seribu pura itu. “Kami selaku Gubernur tidak akan mungkin bisa menerapkan kebijakan dengan menegakkan hukum yang ditentang oleh masyarakat. Terlebih lagi RUU Pornografi tidak sejalan dengan agama dan adat Bali yang menghormati kebinekaan,” [...]
Jakarta untuk Semua?
Telah dimuat pada Harian Batak Pos, 24 September 2008
Masih ingat salah satu tema kampanye yang diusung (calon gubernur) Fauzi Bowo tahun silam? “Jakarta untuk Semua”, itulah jawabannya. Tidak istimewa dan tidak pula menarik, kalau boleh dibilang begitu. Karena, Jakarta adalah ibukota Indonesia dan sebuah metropolitan. Masakan fakta tersebut dapat disangkali dengan menjadikan “Jakarta bukan untuk [...]


